Mengenal Nabi Muhammad Sebagai Pembawa Tugas dari Allah

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam sebagai seorang utusan, membawa perintah-perintah dari Allāh, Beliau sampaikan perintah-perintah tersebut kepada kita supaya kita jalankan sesuai kemampuan kita.

Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوْا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ

“Dan apa saja yang aku perintahkan kepada kalian maka kerjakan sesuai kemampuan kalian”. (HR Muslim)

2 Macam Perintah Allāh Subhānahu wa Ta’āla

(1) Wajib
(2) Sunnah (dianjurkan)

Amalan Wajib

Amalan yang wajib apabila kita tinggalkan maka berdosa, seperti:

  • Shalat 5 waktu
  • Berpuasa Ramadhān
  • Haji bagi yang wajib
  • Memakai hijab bagi wanita
  • Dan lain-lain.

Maka ini adalah amalan-amalan yang wajib.

Amalan Sunnah

Adapun amalan yang sunnah apabila tidak dikerjakan seseorang tidak berdosa, seperti:

  • Shalat rawatib
  • Shalat dhuha
  • Puasa Senin dan Kamis
  • Puasa Nabi Dāwūd
  • Dan juga amalan-amalan sunnah yang lain.

Kita kerjakan perintah-perintah tersebut sesuai dengan kemampuan kita, misal:

  • Bila kita tidak mampu shalat wajib dengan berdiri, maka kita duduk.
  • Apabila seseorang tidak mampu melaksanakan sholat berjama’ah di masjid karena sakit, maka silahkan dia melaksanakan shalat tersebut dirumahnya.
  • Apabila seseorang tidak mampu berpuasa Ramadhān karena sakit atau bepergian, maka bisa dia ganti pada hari-hari yang lain.
  • Orang yang tidak mampu shalat malam 11 raka’at, maka dia bisa shalat malam lebih sedikit dari itu.
  • Demikian pula orang yang tidak mampu berpuasa Dāwūd ‘alayhissalām, maka bisa berpuasa dengan puasa yang lebih ringan dari itu.

Dan Allāh Subhānahu wa Ta’āla tidaklah memerintah kita dengan sebuah perintah kecuali di dalam perintah tersebut ada hikmah dan juga kebaikan bagi kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × = 4