5 Nasehat Pernikahan

oleh

Setiap muslim hendaknya memperhatikan beberapa hal berikut untuk meminimalisir problematika rumah tangga yang kerap terjadi di antara pasutri, sehingga dapat menghindari terjadinya talak.

الأمر الأول : أن يحسن الاختيار، فإن الرسول لم يجعل الأمر منوطاً في الموافقة والاختيار على مجرد الدين، فقال: “من ترضون دينه وخلقه”، فقد يرضى الرجل في دينه و لا يرضى في خلقه، وكذا المرأة قد ترضى في دينها و لا ترضى في خلقها، كأن يكون عصبيا، أو متشدداً، أو متساهلاً، بحسب حال الناس. والاختيار من الجانبين؛ فعلى الرجل أن يحسن الاختيار، وعلى المرأة أن تحسن الاختيار، و لا تتعجل، و لا يتعجل!

1. Berusaha memilih pasangan dengan baik

Dalam memilih pasangan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak semata-semata menjadikan poin agama sebagai patokan. Namun, beliau mengatakan _“Jika ada seorang yang agama dan budi pekertinya baik datang hendak meminang (anak perempuan atau kerabat kalian)…”_, sehingga akhlak turut menjadi patokan.

Sebagaimana wanita, terkadang seorang pria baik dalam agama, namun tidak demikian dengan akhlaknya. Misalnya dia adalah seorang sering gelisah, berperangai keras, atau permisif, yang semua itu sesuai dengan kondisi masing-masing orang. Baik pria maupun wanita hendaknya berusaha memilih pasangan dengan baik dan tidak tergesa-gesa.

الأمر الثاني : القيام بالمسؤولية الملقاة على عاتقك، بعض الرجال حاله بعد الزواج كحاله قبل الزاواج، وهذا لا يصح مطلقاً، فإن الزواج مسؤولية أضيفت على عاتقك، فأنت أصبحت مسؤولا عن هذه المرأة، وعن بيتك، وإذا جاء الولد أصبحت مسؤوةلا عنه، فينبغي تخصيص وقت لزوجتك ولولدك، وعليك النفقة عليهم فلا تضيعهم لمن تتركهم؟! فاعط كل ذي حق حقه.
وكذا المرأة عليها أن تستشعر مؤوليتها تجاه زوجها وبيتها وولدها. وكلكم راع وكلكم مسؤول عن رعيته.
ومن جانب المسؤولية أن يتجمل الرجل لزوجته ويحسن عشرتها، بالمعاملة الحسن وبالكلام الدافيء (حب،ـ وحنان، واحترام)، فإن الإنسان عموماً يحتاج إلى هذا وبالخوص المرأة .

2. Menyadari Tanggung Jawab

Setiap pasangan hendaknya berusaha menjalankan tanggung jawab yang dibebankan di atas pundak mereka. Sebagian suami tidak berubah setelah menikah, kondisinya tak ubahnya sebelum dia menikah. Hal yang demikian ini tidak benar sama sekali.

Pernikahan adalah tanggung jawab yang ada di pundakmu. Anda, wahai suami, kelak akan dimintai pertanggungjawaban terkait wanita yang menjadi istrimu, demikian pula dengan kondisi rumah tanggamu. Jika kelak memiliki anak, anda pun akan dimintai pertanggungjawaban terkait anakmu. Karena itu hendaknya anda mengkhususkan waktu bagi istri dan anak, anda wajib menafkahi dan tidak menyia-nyiakan mereka. Tunaikanlah hak mereka masing-masing.

Demikian pula dengan istri, dia wajib menyadari tanggung jawabnya terhadap suami, rumah tangga, dan anaknya. Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Dan salah satu kewajiban yang hendaknya dilakukan adalah suami berusaha memperindah penampilan di hadapan istri, berinteraksi dengan cara yang baik dan bertutur kata dengan perkataan yang penuh cinta, kasih, dan hormat, karena secara umum setiap manusia senang jika diperlakukan demikian, apalagi wanita.

الأمر الثالث : أن تتق الله في تعاملك معها، وهي تتقي الله في تعاملها معك، فإنك إن كرهت منها خلقاً رضيت منها آخر. وكذا هي ينبغي إذا كرهت منك خلقاً ترضى منك خلقاً آخر. لا تنظر المرأة إلى الرجل أن كامل خال من العيوب، وكذا الرجل لا ينظر إلى المرأة أنها كاملة خالية من النقص، فاستمتعوا بها على عوجها!

3. Bertakwalah kepada Allah ketika berinteraksi dengan pasangan

Karena meskipun terkadang anda tidak menyukai salah satu perangai pasangan, anda pasti menyukai perangainya yang lain. Jangan memandang setiap pasangan sebagai pribadi yang tidak boleh salah. Nikmati kekurangan setiap pasangan anda!

4. Ingat Talak Itu Pilihan Terkahir

Ingatlah, bahwa talak itu seperti kay (pengobatan dengan besi panas), opsi terakhir dalam mengobati. Talak adalah perkara yang dicintai setan, dan setiap yang dicintai setan tentulah tidak dicintai Allah, ar-Rahman! Tidak sepatutnya seorang istri meminta diceraikan oleh suami tanpa alasan yang benar.

Apabila ombak problematika kehidupan pasutri telah menghantam keras biduk rumah tangga, di saat itulah talak menjadi opsi. _Wa laa haula wa laa quwwata illa billah._

الأمر الخامس : الزواج للطرفين نعمة، فاحسنوا التهامل معها، انظروا لغيركم ممن يتحسر لا يستطيع أن يتزوج، انظروا إلى غيركم كيف ضاعت بيوتهم، فابنوا بيت الزوجية بالحب والوئام والتشاور والتعاون ، لتكن أيها الزوج عوناً لها على الطاعة، ولتكوني أيتها المرأة عوناً لزوجك على الطاعة.

5. Pernikahan adalah nikmat

Karena itu toleranlah terhadap setiap pasangan. Perhatikan orang lain yang ingin menikah namun belum diberi kemampuan. Perhatikan orang lain yang menelantarkan rumah tangganya. Binalah rumah tangga dengan penuh cinta, harmoni, musyawarah, dan kerja sama. Sehingga setiap pihak menjadi rekan yang membantu pasangannya untuk menaati Allah ta’ala.

وأسأل الله أن يصلح الحال، ويصلح ذات بيننا، ويزيل التباغض والتدابر مما بيننا، ويوفقنا جميعاً لما يحبه ويرضاه

Saya memohon kepada Allah agar memperbaiki kondisi dan hubungan rumah tangga kita; menyingkirkan kebencian dan permusuhan; dan memberikan taufik kepada kita semua untuk melakukan segala yang dicintai dan diridhai-Nya.

Oleh : Prof. Dr. Muhammad Umar Bazmul hafizhahullah

Tentang Penulis: Azhari

Gambar Gravatar
Seorang sarjana pendidikan yang akhirnya tidak menjadi guru disekolah, tetapi tetap menjadi guru bagi keluarga. Bertugas sebagai editor ceramah.org dan update konten terbaru dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 8 = 48