Bekal Perjalanan Menuju Akhirat

Perjalanan menuju negeri akhirat adalah perjalanan yang sangat panjang. Seorang hamba membutuhkan bekal yang cukup agar sampai ke dalam surga Allāh Subhānahu wa Ta’āla dengan selamat. Bekal tersebut adalah taqwa kepada Allāh.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Dan hendaklah kalian berbekal maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah ketakwaan.” (QS Al Baqarah 197)

Bertaqwa kepada Allāh

  • Melaksanakan perintah Allāh berdasarkan dalil yang shahih dengan niat mengharap pahala dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
  • Menjauhi kemaksiatan kepada Allāh berdasarkan dalil yang shahih karena takut dengan adzab Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Orang yang berbahagia kelak adalah Orang yang bersabar di dunia ini & Istiqamah untuk mengumpulkan bekal yang cukup bagi perjalanan yang sangat panjang tersebut.

⇒ Merekalah orang-orang yang tidak akan takut dengan apa yang akan mereka hadapi & Mereka tidak akan bersedih dengan apa yang sudah mereka tinggalkan.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا الله ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami adalah Allāh’, kemudian mereka beristiqamah maka tidak ada ketakutan atas mereka dan mereka tidak akan bersedih.” (QS Al Ahqāf 13)

Orang yang celaka di akhirat adalah Orang yang mengikuti hawa nafsunya selama di dunia & Dia lalai dengan hari pembalasan.

Allāh berfirman:

إِنَّ هَؤُلَاءِ يُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَاءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيلًا

“Sesungguhnya mereka mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan hari yang berat yang ada di belakang mereka.” (QS Al Insān 27)

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang bertaqwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 5 = 15