Rukun “Ihsan” Tingkatan Tertinggi dalam Islam

oleh

Halaqah yang ke-8 dari Silsilah Mengenal Agama Islam adalah tentang “Ihsan Dan Juga Rukunnya”. Ihsan adalah tingkatan di dalam agama yang paling tinggi.

Secara Bahasa Ihsan adalah berbuat sebaik mungkin ketika melakukan sesuatu. Sedangkan secara Syari’at Makna Ihsan adalah memperbaiki amal dan ibadah kepada Allāh karena dia merasa diawasi dan dilihat oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Didalam hadist Jibrīl ‘alayhissalām, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda ketika ditanya tentang “Apa itu Ihsan?”.

Beliau mengatakan:

أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

“Engkau beribadah kepada Allāh seakan-akan engkau melihatnya, maka apabila engkau tidak melihatnya, sesungguhnya dia melihatmu.”

Orang yang beribadah seakan-akan melihat Allāh atau merasa di lihat Allāh baik zhahir maupun bathinnya maka ia akan:

  • Beramal seikhlas mungkin.
  • Sesesuai mungkin dengan ajaran Nabi Shallallāhu ‘alayhi wa sallam.
  • Meninggalkan kemaksiatan baik kemaksiatan yang dilakukan hati, lisan maupun anggota badan yang lain.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَمَا تَكُونُ فِي شَأْنٍ وَمَا تَتْلُو مِنْهُ مِنْ قُرْآنٍ وَلَا تَعْمَلُونَ مِنْ عَمَلٍ إِلَّا كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُودًا إِذْ تُفِيضُونَ فِيهِ ۚ وَمَا يَعْزُبُ عَنْ رَبِّكَ مِنْ مِثْقَالِ ذَرَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَلَا أَصْغَرَ مِنْ ذَٰلِكَ وَلَا أَكْبَرَ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِين

“Dan tidaklah kamu dalam sebuah keadaan dan tidaklah kamu membaca Al Qurān dan tidaklah kalian mengamalkan sebuah amalan kecuali kami mengetahuinya ketika kalian mengamalkannya.

Dan tidak ada yang luput dari Rabb-Mu sesuatu sebesar dzarah pun dibumi maupun dilangit. Dan tidak ada sesuatu yang lebih kecil daripada itu dan tidak ada yang lebih besar kecuali ada di dalam kitab yang jelas.” (QS Yūnus: 61)

Dan Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

قُلْ إِنْ تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Katakanlah: Seandainya kalian menyembunyikan apa yang ada di dalam dada-dada kalian atau kalian menampakan nya maka Allāh mengetahuinya. Dan Allāh mengetahui apa yang ada di langit & apa yang ada dibumi dan Allāh Maha mampu melakukan segala sesuatu.” (QS Āli ‘Imrān: 29)

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla menjadikan kita senantiasa merasa diawasi oleh Allāh dan takut kepada Allāh dimanapun kita berada.

Tentang Penulis: Abdullah Roy

Gambar Gravatar
Abdullah Roy, Lc. M.A, Nama Asli Roy Grafika Penataran Lahir di Bantul, 1980. S2 Fakultas Dakwah Jurusan Aqidah Universitas Islam Madinah, KSA (th 2010), S3 di Jurusan yang sama di Universitas Islam Madinah, KSA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 × = 60