4 Perkara Penghapus Dosa

oleh

Setiap anak Adam pasti memiliki dosa, Oleh karena itu seorang Muslim hendaknya mengetahui perkara-perkara yang bisa menghapus dosa tersebut supaya dia keluar dari dunia ini dalam keadaan sebersih mungkin dari dosa.

4 perkara yang apabila diamalkan bisa menghapus dosa

1. Taubat yang nashūha

Allāh berfirman :

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺗُﻮﺑُﻮﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻧَﺼُﻮﺣًﺎ ﻋَﺴَﻰٰ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﻋَﻨْﻜُﻢْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻜُﻢْ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allāh dengan taubat yang nashūha, semoga Rabb kalian menghapus dosa-dosa kalian.” (QS At Tahrim: 8)

3 Syarat Taubat nashūha

  1. Penyesalan yang mendalam.
  2. Meninggalkan kemaksiatan tersebut.
  3. Bertekad kuat untuk tidak melakukan di masa yang akan datang

Catatan tambahan,

  • Apabila dosa tersebut berkaitan dengan hak oranglain maka hendaklah segera menunaikan hak tersebut dan segera minta dihalalkan.
  • Apabila berupa harta, maka segera dikembalikan hartanya.
  • Apabila berupa kehormatan maka hendaknya segera meminta maaf.

2. Memperbanyak memohon maghfiroh dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Dan makna memohon maghfirah itu adalah Memohon supaya ditutupi dosanya dari manusia dan Memohon supaya dosa-dosa tersebut dihapus oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla sehingga tidak diadzab dengan dosa yang sudah dilakukan.

Rasūlullāh Shalallāhu ‘alayihi wa sallam bersabda:

ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻧِّﻰ ﻷَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺃَﺗُﻮﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺃَﻛْﺜَﺮَ ﻣِﻦْ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ﻣَﺮَّﺓً

“Demi Allah, aku beristighfar kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla dan bertaubat kepadaNya di dalam sehari lebih dari 70 kali”. (HR Bukhāri)

3. Beramal shalih.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ ﻳُﺬْﻫِﺒْﻦَ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺎﺕِ ۚ

“Sesungguhnya kebaikan-kebaikan itu akan menghilangkan kejelekan-kejelekan.” (QS Hūd: 114)

4. Bersabar ketika tertimpa musibah

Rasūlullāh Shalallāhu ‘alayihi wa sallam bersabda:

َ ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٍ تُصِيْبُ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢُ ﺇِﻟَّﺎ ﻛُﻔِّﺮَ ﺑِﻬَﺎ ﻋَﻨْﻪُ ﺣَﺘَّﻰ ﺍﻟﺸَّﻮْﻛَﺔِ ﻳُﺸَﺎﻛُﻬَﺎ

“Tidaklah ada sebuah musibah yang menimpa seseorang muslim kecuali Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan menghapus dengan musibah tersebut dosanya sampai apabila dia terkena duri”. (HR Bukhāri dan Muslim)

Oleh karena itu, janganlah seorang muslim berputus asa bagaimanapun besar dosa yang dia lakukanو Perbaikilah amal di sisa umur yang ada.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla, Al Ghafūrur Rahīm, mengampuni dan menutupi dosa-dosa kita yang telah lalu.

Tentang Penulis: Abdullah Roy

Gambar Gravatar
Abdullah Roy, Lc. M.A, Nama Asli Roy Grafika Penataran Lahir di Bantul, 1980. S2 Fakultas Dakwah Jurusan Aqidah Universitas Islam Madinah, KSA (th 2010), S3 di Jurusan yang sama di Universitas Islam Madinah, KSA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 + = 28