Hukum Patungan Membeli Ebook dan Solusinya

oleh

Bagaimanakah hukumnya apabila kita membeli ebook dalam ilmu keduniaan, karena mahal maka ditawarkan kepada beberapa rekan untuk sistem cost sharing, dan kemudian ebook tersebut di copy dan kita berikan kepada teman-teman kita yang ikut membayar?

Apakah hal ini diperbolehkan dan bila kita sebagai pembeli pertama dari buku tersebut, apakah boleh bagi kita untuk mendapatkan keuntungan dari cost sharing tersebut?

Ada ebook atau buku elektronik dalam bentuk soft copy atau elektronik. Bukunya terlalu mahal, kalau kita beli sendiri tidak mampu, lalu kita bersepakat dengan beberapa orang, 5 atau 10 iuran/patungan. Kemudian kita beli satu naskah kemudian setelah kita beli, kita berikan kepada yang lain-lain untuk di copy juga, bolehkah ini ataukah tidak ?

Biasanya dalam hal ini ada persyaratan. Ada persyaratan harga sekian untuk sutu naskah kalau ingin digandakan harganya berbeda. Seperti umpamanya, ada berapa jenis program, yang kalau untuk satu aplikasi di sebuah unit komputer harganya berbeda kalau untuk tiga kali, tiga komputer harganya berbeda lagi dan ini memang ‘urf-nya.

Maka bila anda beli 1 naskah, berarti cuma boleh untuk 1 anda saja, kepemilikan nya untuk 1 anda. Untuk unit anda boleh, umpanya 1, 2, 3 komputer anda. Anda buka di Ipad, tidak masalah. Tetapi untuk anda berikan kepada orang lain tidak halal anda berikan kepada mereka, untuk di copy mereka tanpa ijin penjual.

Karena ini akan merugikan pihak tersebut. Kecuali anda minta persyaratan di awal, bila mereka menyetujui nya, tidak masalah. Bila tidak kembali kepada ‘urf nya yang tidak membolehkan dalam hal ini.

Solusi Pembelian Ebook Secara Patungan

Tapi untuk solusinya, bisa saja umpamanya ditaruh di ipad, kemudian ipadnya dipinjamkan kepada temannya untuk dibaca, tapi bukan untuk dicopykan. Umpamanya mereka sharing 10 orang, sama dengan membeli 1 buku iuran kemudian bergantian membaca buku nya Insya Allah tidak masalah.

Tentang Penulis: Erwandi Tarmizi

Gambar Gravatar
Dr. Erwandi Tarmizi, MA Lahir di Pekanbaru 30 September 1974, menyelesaikan pendidikan S3 jurusan Ushul fiqh, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, 2006-2011