Category Archives: Sirah Nabawiyyah

Usaha Kaum Musyrikin Quraisy Dalam Menghalangi Dakwah Nabi (2)

Setelah mereka tidak mau menerima dakwah Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam, maka orang-orang Quraisy, mereka melakukan perlawanan untuk menghentikan dakwah Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam. Ada beberapa metode yang mereka lakukan untuk menolak dakwah Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam. Secara umum ada dua metode besar,

Usaha Kaum Musyrikin Quraisy Dalam Menghalangi Dakwah Nabi (1)

Kita telah membahas tentang dakwah Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam dengan dakwah sirriyah yang Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam lakukan selama 3 tahun (ada yang mengatakan 4 tahun). Kemudian setelah itu, kita jelaskan juga bagaimana Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam berdakwah dengan dakwah jahriyah, dengan

Dakwah Secara Sembunyi Dan Terang-Terangan (6)

Para ulamā menyebutkan hikmah Allāh menyuruh Nabi mendakwahi kerabat dekat, ada 4 hikmah. Seorang da’i secara tabi’at dia lebih cinta kepada kerabatnya. Yang namanya karib kerabat lebih mendengar dan mau menerima dakwah karena mereka mengenal kita. Karib kerabat memiliki hak lebih besar dibanding orang lain

Dakwah Secara Terang-Terangan

Kita masuk pada poin berikutnya yaitu “Dakwah secara terang-terangan”. Telah kita jelaskan bahwa Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam berdakwah selama 3 atau 4 tahun secara diam-diam dan mendakwahi orang yang dekat dengan beliau. Sampai akhirnya Allāh memerintahkan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam untuk dakwah terang-terangan

Dakwah Secara Sembunyi Dan Terang-Terangan (4)

Ada beberapa faidah yang bisa kita ambil dari dakwah secara sembunyi-sembunyi ini, diantaranya: 1. Lebih Aman Jika Kondisi Kaum Muslimin Minoritas Kalau kondisi kaum muslimin dalam keadaan ditekan, sulit untuk berdakwah terang-terangan, maka tidak mengapa kita berdakwah secara sembunyi-sembunyi, sebagaimana yang dilakukan Nabi selama 3